P2KK
Universitas Muhammadiyah Malang
P2KK
Universitas Muhammadiyah Malang

Pemimpin Perlu Memiliki Visi Misi dan Sinergitas

Author : Administrator | Sabtu, 13 April 2013 13:23 WIB
Prof. Dr. Bambang Widagdo, MM

Hari kedua Training Leadership for the Best Participants P2KK (13/4) diisi dengan materi Renew Our Goals oleh Pembantu Rektor I Prof. Dr. Bambang Widagdo, MM  serta pembentukan mentor di masing-masing fakultas. Acara itu berlangsung di Ruang Teater Dome.

Prof. Dr. Bambang Widagdo, MM  dalam materinya menjelaskan bahwa masa depan  berada di tangan masing-masing individu. Apa yang dilakukan hari ini dengan baik akan menentukan masa depan.  Seorang pemimpin perlu memiliki visi dan misi sebagai sebuah cita-cita. “Orang yang tidak memiliki cita-cita tidak pantas untuk jadi pemimpin,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM itu.

Pihaknya menambahkan, orang paling buruk yaitu orang yang sering melakukan kebohongan. Orang yang sering melakukan kebohongan tidak akan memiliki masa depan. Tambahnya, untuk menjadi seorang pemimpin sukses maka perlu memiliki motivasi. Motivasi terbagi menjadi dua, yaitu internal motivation dan external motivation. Internal motivation adalah motivasi yang tumbuh dari dalam diri individu dan akan melahirkan pemimpin yang baik.

Lebih lanjut, mantan Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMM itu menambahkan, pemimpin yang baik harus mampu bersinergi dengan yang dipimpinnya. Sinergi bisa diperoleh apabila masing-masing pihak melihat perbedaan sebagai sumber berkah. Adanya perbedaan dalam keunggulan fisik akan saling membantu mengurangi kelemahan pihak lain.

Di sisi lain, Kepala UPT P2KK Drs. Atok Miftachul Hudha, M. Pd menuturkan, pembentukan mentor sebaya pada setiap fakultas merupakan perpanjangan tangan dari UPT P2KK dalam menggelar beberapa kegiatan. Nantinya, kegiatan yang dilakukan fleksibel sesuai dengan kebutuhan, tetapi tetap berdasarkan garis besar yang telah ditentukan oleh universitas. “Orientasi yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan, networking, dan keinstitusian,” terangnya. (yah/jam)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image